Pages - Menu

Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

Jumat, 07 Maret 2014

New Supra x 125 versi 2014

Astra Honda Motor (AHM) per tanggal 26 Februari 2014 kemarin telah mengupdate varian Supra X 125 dari versi karbu ke injeksi. Update produk ini merupakan komitmen AHM yang akan menginjeksikan semua line upnya pada 2014 sehingga tahun 2015 line up mereka sudah injeksi semua. New Supra X 125 ini memiliki fitur-fitur baru dari varian sebelumnya. Dari sisi desain mungkin tidak terlalu signifikan perbedaannya, tapi dari fitur-fiturnya ada beberapa fitur pembeda dari varian sebelumnya. Fitur yang tergolong baru dan mungkin baru New Supra X 125 ini yang ada dari semua varian bebek yang ada di tanah air yaitu Hook atau cantolan barang belanjaan. Fitur ini terbilang sangat fungsional dan praktis karena bisa dilipat dan simpel banget.
Fitur yang kedua yaitu Power Charger. Mungkin fitur ini bukan yang pertama yang ada di produk kendaraan roda dua, tapi langkah ini merupakan langkah yang tepat karena bisa menjadi nilai plus. Mengingat kompetitor yang lain belum ada produk yang memiliki fitur ini kecuali TVS Dazz. Power Charger berada didalam bagasi dibawah jok jadi sangat aman dari air hujan, juga mungkin bisa meminimalisir penggunaan gadget pada saat bekendara apalagi kalau gadget sedang di cas karena gadget harus berada di dalam bagasi.
Update yang lain dari New Supra X 125 ini yaitu desain. Mungkin tidak terlalu signifikan perubahannya, tapi desain baru ini lebih tajam lekukan bodynya dan lebih ramping.
Sasis juga mengalami perubahan. Sasis New Supra x 125 ini mirip dengan sasi yang digunakan Honda Blade saat ini. Jadi New Supra X 125 ini bisa lebih lincah dari versi sebelumnya. 

Tidak hanya itu saja yang berubah dari Supra X 125 terbaru ini. Pengaplikasian lampu belakang menggunakan LED tergolong baru, karena sebelumnya Supra X 125 masih menggunakan bohlam biasa.
Selanjutnya spidometer menggunakan desain baru. Lebih tajam, Lebih enak dilihat tapi kembali ke analog. Dimana old Supra X 125 sudah menggunakan semi digital pada penunjuk bahan bakar dan kilometer. 
Sensor kecepatan juga mengalami perubahan kembali keroda depan. Gimana menurut teman teman??

sumber dan gambar : tmcblog.com

Jumat, 28 Februari 2014

Akhirnya Kawasaki Motor Indonesia Luncurkan Z1000 dengan Tom Skykes

Setelah meluncurkan motor 1/4 L nya yaitu Ninja 250RR Mono, kemarin yakni hari Jumat 28 Februari 2014 Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akhirnya menambah line up nya dengan Z1000. Z1000 di bandrol dengan harga Rp 270 juta untuk warna merah dan Rp 272 juta untuk warna hijau on the road Jakarta. Dengan kehadiran Kawasaki Z1000 ini sepertinya kawasaki ingin menjadi brand yang premium dimata konsumen. Bagaimana tidak? sebagian besar line up KMI saat ini yaitu motor - motor premium mulai dari Ninja 250 sampai yang terakhir ini Z1000. Tapi kehadiran Z1000 ini bukan yang pertama di kelas 1000cc, sebelumnya Yamaha juga sudah mendatangkan duluan moge full fairingnya yaitu Yamaha R1. Kawasaki Z1000 ini memiliki spesifikasi :

P x L x T : 2,045 mm x 790 mm x 1,055 mm
Suspensi Depan : Upside-Down 41 mm
Suspensi Belakang : Horizontal Back Link
Type Mesin : Inline Four, DOHC, Liquid Cooled, 16 Valves 4 Stroke
Kapasitas Silinder : 1.043 cc
Power : 142 ps pada 10.000 rpm
Torsi : 111 Nm pada 7.300 rpm
Kapasitas Tangki : 17 Liter


Gimana kabarnya dengan Honda dan Suzuki? Apakah mereka juga akan mendatangkan moge 1000ccnya?

Rabu, 05 Juni 2013

Tips Memperbaiki Aki Kering Motor Yang Mati



Artikel ini saya buat karena dari pengalaman aki motor saya yang mati. Tiba - tiba motor saya supra x 125 eror ketika kontak motor saya hidupkan, kadang lampu netralnya idup tapi langsung mati. Saya coba ubek-ubek kabelnya, saya buka bagian lampu depannya saya urut kabelnya kali aja ada kabel yang putus atau gak kepasang eh kok semuanya normal. Kontak saya on kan tapi kok masih aja lampu netralnya idup mati??apanya nih??trus saya baru kepikiran bagian akinya, coba dipakein di motor temen dan ternyata akinya yang mati.
Wuaduh bingung juga nih padahal motornya mau di bawa jarak jauh. Yaudah deh karena belom punya duit mau beli aki yang baru, cari-cari cara diinternet buat ngakalin nih aki. Nah sekian lama mencari caranya, akhirnya ketemu nih caranya.... yaudah deh dari pada kebanyakan cerita ntar pada bosen lagi bacanya, langsung aja nih caranya
1. siapin dulu obeng +
2. pisau (loh kok pake piso??dah ikutin aja)
3. solasi, yang lebar kalo ada
4. accu zuur, beli paling cuma 5 ribuan
5. suntikan, terserah deh mau suntikan buat orang apa buat tinta yang penting biar gampang masukin tuh accu zuur

Nahhhh..... lanjut caranya
1. lepasin dulu tuh aki dari motor, kalo supra 125 tempatnya di bawah jok/dalam bagasi
2. buka tutup aki pake piso, tapi harus ati-ati nih jangan ampe kena tangan pisonya :D

bukanya dibagian yang dilingkari gambar diatas tuh, kalo disitu tulisannya pake obeng minus tapi saya coba susah gampangan pake piso(maklum gambar cuma copas hehe.. :D)
3. isi accuzuur di 6 lubang itu -+ 15ml pake suntikannya tadi, ati-ati kena air akinya lo ntar gatel, kalo udah kena cepet-cepet cuci pake sabun biar gak makin parah efeknya

lanjuutttttt..
4. kalo udah semua, tutup lagi punutup lubang aki. biar gak kebuka / nempel lagi tutupnya disolasi aja / di lem juga boleh tapi kalo dilem susah dibuka lagi kalo mau dibuka lagi sih hehe :D

udah selesai nih reparasi akinya???belom dong. pasang lagi tuh aki dimotor, terus panasin motor -+ 30 menitan biar ngisi tuh setrum di aki. nah kalo ngisi apa ciri-cirinya??ya paling nggak klakson bunyi kaya biasanya, sein idup normal, pokoknya kaya pas aki belom eror deh. kalo nggak gimana??sabar dulu mungkin kurang lama tuh ngisi setrumnya, atau nggak dipake dulu tu motor untuk beberapa hari. kalo masih aja nggak ngisi gimana??yaudah berati tuh aki emang udah uzur minta ganti baru. wah berati sia-sia dong ngikutin cara diatas kalo kayak gini??ya paling nggak dapet ilmu lah hehe :D buat pengalaman aja deh siapa tau besok aki barunya mati lagi terus dicoba cara diatas lagi dan ternyata bisa idup hehe XD

Yaudah deh selamat mencoba, semoga sukses :D

Senin, 19 November 2012

Wacana Pembatasan Jarak Tempuh


Pembatasan jarak tempuh sepeda motor tengah dikaji kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Wacana ini bahkan sudah disampaikan langsung kepada Dewan Perwakilan Rakyat.
Produsen motor menilai rencana pemerintah memberlakukan pembatasan jarak tempuh perjalanan sepeda motor tidak rasional. "Di negara manapun tidak ada kebijakan seperti itu. Ide siapa itu, aneh-aneh saja." ketus Gunadi Sindhuwinata, ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) saat membuka ivent pameran motor terbesar Jakarta Motocycle Show di Jakarta (31/10).
Alasan untuk menekan tingkat kecelakaan, menurut Gunadi tidaklah tepat "Pemerintah mestinya sediakan dulu sarana angkutan masal yang memadai, terjangkau, aman dan nyaman." jelas Gunadi atau biasa disapa Pak Kang.
Gunadi mempertanyakan bagaimana mekanisme pelarangannya. "Kalau ada pelarangan seperti itu, nanti SIM Jakarta beda dengan SIM luar Jakarta." kelakarnya.
Senada dengan Gunadi, Executive Vice Presiden Director PT Astra Honda Motor, Johannes Loman mengatakan "Saya pikir tidak perlu adanya pelarangan itu. Kalau sarana yang tersedia memadai tentu dengan sendirinya masyarakat akan langsung berpindah moda transportasi." sebut Johannes Loman.
Sudaryatmo, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai penggunaan motor lantaran masyarakat tidak mempunyai pilihan yang sepadan untuk mobilitas mereka, baik dari sisi kenyamanan, ketepatan waktu maupun keamanan.
"Karena itu, penggunaan motor menjadi salah satu alternatif sarana transportasi yang bisa menjawab kecepatan berkendara ditengah kemacetan. Jika penggunaan sepeda motor ini ditekan tanpa ada alternatif kendaraan lain, hal itu akan menimbulkan persoalan baru di masyarakat." jelas Sudaryatmo.

Kalo menurut saya kebijakan ini akan menimbulkan masalah baru bagi masyarakat, dan nantinya akan banyak demo masyarakat yang tidak setuju dengan kebijakan ini. Kenapa tidak kendaraan roda empat saja yang di batasi?atau membuat model transporatasi baru saja sebagai alternatifnya?
Menurut agan-agan gimana nih??